Kayuagung-OKI, Indowarta
Menyikapi
laporan masyarakat terhadap maraknya anjing liar, Dinas Peternakan OKI
melakukan antisipasi dengan mengeliminasi populasi anjing liar
disejumlah kecamatan yang rawan seperti di Kayuagung, SP Padang, Tanjung Lubuk, dan Mesuji Induk.
Kepala
Dinas Peternakan (Disnak) OKI, Asmar Wijaya mengatakan meskipun banyak
warga mengeluhkan kondisi anjing liar disekitar pemukiman, namun saat
ini ketersediaan racun pembasmi anjing ini sangat minim. "Banyak warga
yang lapor, namun racun pembunuh anjing kita tidak ada," kata Asmar.
Menurut
Asmar, pihaknya setiap tahun selalu melakukan sweeping untuk membasmi
anjing liar yang rawan penularan rabies. Untuk itu, pihaknya telah
membentuk tim dengan melakukan tugas pada malam hari, memberi racun dan
paginya sudah ditemukan tidak bernyawa.